:: HEADER - Polygon Cycle ::
Untitled Document
Team
Polygon Club
Cycling Info
Exhibition
Quiz
Multimedia
My Polygon
Polling
Polygon On Media
Galleries
Research
Polygon Shool of Bicycle



 
WHAT'S NEW

FUNBIKE | RACE | SPECIAL EVENTS

 

Hardtails on Tjikole (HOT) 2008
Polygon Premier Menang

Bandung – Selama tiga hari, 5-7 Desember 2008, laga downhill memakai sepeda hardtail kembali digelar di kawasan wana wisata Cikole Lembang Bandung. Hujan dan licinnya lintasan menjadi tantangan tambahan bagi seluruh peserta lomba kali ini. Meski demikian, bagi Chandra Ariavijaya dan Jack Jacobs, kendala alam tersebut seolah tak berarti. Keduanya berhasil mencatat waktu tercepat di babak seeding run. Pada babak final, Chandra mampu merebut juara pertama di kelas master C dengan waktu 3 menit 14.16 detik. Begitu pula dengan Jack Jacobs yang menggunakan sepeda Polygon Premier. Jack sukses meraih posisi pertama dengan catatan waktu tercepat, 3 menit 3.55 detik.

 

 


Hasil Lomba HOT (Hardtails On Tjikole) 2008
 
Master C
1 Chandra Ariavijaya Polygon-Oakley-Charmdevo-Bintang 3.14.16
2 Nolix  MOR29-RedBraking-PO Nusantara 3.25.47
3 Didi Arifin Freeride Junkie-Castlebike 3.37.86
4 Diro  Soklat-RedBraking-MOR29  3.52.80
5 Fathoni Siverblack Rider 63 4.27.36
 
Master B
1 Jack Jacobs  JDC-FORMULA-CMONGKEY  3.03.55
2 Takin Bowil Dirtworks  3.10.91
3 Andi Grey ARZ-roller rebel 127  3.15.17
4 Andre Palmer FJ FJ-Castle Bike 3.20.72
5 Riva Bonnety     3.28.10
Master A
1 Daniel JDC-Racenet 3.07.28
2 Wendy Sohe Racenet  3.08.96
3 Petrus BAM-Ridebuddies 3.09.20
4 Jemmie Tauw Freeride Zone B-Bike -Boloo2 - H4 3.24.48
5 Toni MOR29 3.28.47
 
Open
1 Nenda 022 - Lazyrider 3.16.89
2 Cakung  MOR29 - Redbraking 3.44.60
3 Ronny VOLCANO 3.46.33
4  Akong B Man  Freeride Zone -H4 4.00.35
5  Pepi MTB MAGZ 4.09.03
 
Under 23
1 Erda B Young Freeride Zone-B Bike-Boloo2-H4 3.25.03
2 Blori Red braking-MOR29!-Rahmatika 3.29.47
3 Ateng B Boy Freeride Zone-BBike-Boloo2-H4  3.33.72
4 Zep MJL-Panangkringan 3.39.11
5 Kongo MJL-Panangkringan 3.39.86


 

 

Urban Downhill IOXC 2008
Edisi Perdana Balapan di Tengah Mall

Bandung - Untuk pertama kalinya di Indonesia, lomba downhill diselenggarakan tengah-tengah mall. Ajang balap sepeda mengikuti gravitasi bumi bernama Urban Downhill IOXC 2008 ini, d igelar dalam area Cihampelas Walk Mall Bandung pada 29-30 November 2008.

Atmosfir lomba benar-benar berbeda. Jangan membayangkan downhiller bakal melintasi trek tanah atau rumput. Pohon-pohon yang memagari lintasan balapan kini tak ada lagi. Sebagai gantinya, jajaran dinding beton, deretan pagar besi, susunan concrete block, serta sejumlah rintangan buatan, kini menjadi rangkaian tantangan yang harus dihadapi seluruh peserta lomba. Meski demikian ketatnya persaingan antar downhiller, tetap tak berubah. Sengit, seru dan saling mempertajam catatan waktu untuk menjadi yang tercepat.

Bagi penonton, lomba demikian tentu sangat asyik untuk disaksikan. Namun menjadi berbeda ceritanya bagi peserta lomba. Tingkat kesulitan yang dihadapi justru makin bertambah dengan karakter lintasan yang beragam dan menyulitkan pilihan karakter ban. Hal ini pula yang menyebabkan Nurwasito, pembalap andalan Polygon di kelas Men Elite, urung menguasai posisi puncak urban Downhill IOXC 2008. Meski sempat terjatuh

di sektor turunan tangga darurat yang cukup sempit, ia tetap mampu melanjutkan lomba dan mencapai finish dengan waktu 1 menit 20,461 detik. Atas catatan waktu ini, Nurwasito harus puas menempati posisi ketiga tepat di bawah Ditra peraih urutan kedua dan Chandra Purnawarman perebut juara pertama.

Pada kelas Master C, tampil pula Chandra Arivijaya menggunakan Polygon Collosus SX 3.0 yang sudah disetting dengan chainguard & wheelset lebih kuat. Settingan itu sengaja dilakukan guna menghadapi rintangan buatan yang cukup beragam. Seperti double jump, triple jump, table top, wall ride dan stairs yang berliku-liku. Di babak final, olahan teknis Chandra tersebut berhasil mengantarkan dirinya ke posisi 2. Sementara juara pertama kelas Master C dimenangkan Nolix Suwarno (MOR 29 Kudus) yang juga menggunakan Polygon Collosus AX 1.0 yang jauh lebih unggul pada sektor pedaling.
 

 
Men Elite
 
1 Chandra Purnawarwan (Oakley Bandung) 01:17.502
2 Ditra (Elgato Jogja) 01:17.617
3 Nurwasito (Polygon Charmdevo Jogja) 01:20.461
4 Afrizal Brasco (Elgato Jogja) 01:21.163
5 Agus Suherlan (ProShop Lintas Sumedang) 01:22.092

 
Men Open
 
1 Yudha Kusuma (Elgato Jogja) 01:22.384
2 Atenk B-Boy (Freeride Bogor) 01:25.643
3 Hildan AK-Afos (Rodalink XTR Malang) 01:25.916
4 Chris Dian M (Rodalink XTR Malang) 01:26.920
5 Faddin (GB ITB Bandung) 01:27.815
8 Nizzar Sugianto (Rodalin XTR Malang) 01:31.193

 
Master A
 
1 Sonny Moh Heryadi (SMH Bandung) 01:27.337
2 Alzure Mahshar (AG Suspension Malaysia) 01:28.665
3 Bizmo (BAM Bandung) 01:29.656
4 Petrus Argo (BAM Bandung) 01:29.949
5 Gandung Nuroso (Ika Busana Jogja) 01:30.414

 
Master B
 
1 Ikram Samsudin (KSH Malaysia) 01:29.267
2 Jack Jacobs (JDC Jakarta) 01:29.413
3 Takin Bowil (Dirtworks Bandung) 01:29.964
4 Ardy Polii (Racenet Jakarta) 01:31.399
5 Andi Gray (GSM) 01:32.858
9 Ramon M Lalujan (Polygon Bogor) 01:37.329

 
Master C
 
1 Nolix Suwarno (MOR 29) 01:34.289
2 Chandra Ariavijaya (Polygon Charmdevo) 01:35.526
3 Rifan (Ika Busana Jogja) 01:38.111
4 Rudhaton (Rodalink XTR) 01:39.062
5 GB Bathara (Elgato Jogja) 01:41.076


 

 

Polygon MTB Cikole DirtFest
Cozmic DX 4.0 Unjuk Gigi

Cikole – Minggu, 23 November 2008 berlokasi di kawasan wanawisata Cikole-Lembang, Bandung, telah digelar lomba Cikole DirtFest yang diikuti sekitar 70 peserta dari berbagai daerah. Lomba yang khusus mempertandingkan 3 nomor Dirt Jump ini berlangsung seru. Selain MTB Open, juga dibuka kelas BMX Junior, dan BMX Expert. Berbagai atraksi “yahud” sanggup ditampilkan oleh masing-masing peserta, ketika melompati rintangan setinggi kurang lebih 1,75 meter. Pada babak final kelas MTB Open, Candra Purnawarman (Kamra )menang tipis atas Dany Ilham dengan selisih 0.5 point. Dany yang menggunakan Polygon Cozmic DX 4.0 versi test ride, sempat menduduki posisi teratas di babak seeding run. Hanya saja, penampilan Danny yang lebih bermain safe di final, membuat Candra melenggang sempurna dengan double trik dan langsung mengantarnya ke podium pertama.
Seeding - MTB OPEN
Dany Ilham BAM UrbanStreet Polygon 19.0
Candra P Oakley Racenet Adamstech 16.0
Dony Karyo Ataris 13.0
Irwandi UrbanStreet 10.0
Sandy UrbanStreet Mahalona 9.0
Dadan UrbanStreet 9.0
Diki D BAM UrbanStreet 9.0

Final MTB OPEN
Candra P Oakley Racenet Adamstech 22.0
Dany Ilham BAM UrbanStreet Polygon 21.5
Dony Karyo Ataris 14.0
Irwandi UrbanStreet 12.0
Sandy UrbanStreet Mahalona 9.0
Diki BAM UrbanStreet 9.0

Seeding - BMX JUNIOR
Adianta Level Bikes/Chucky 17.0
Hilman   16.0
Andi Maulana Level Bikes/Chucky 15.0
B Yudho P Level Bikes 14.0
Ginanjar Wanieun, Inc 14.0
Ray Andre   14.0
Ray Febrian   11.0

Final -BMX JUNIOR
B Yudho P Level Bikes 16.0
Ginanjar Wanieun, Inc 15.0
Andi Maulana Level Bikes/Chucky 14.0
Adianta Level Bikes/Chucky 11.0
Ray Andre   11.0
Ray Febrian   11.0
Hilman   4.0

Seeding - BMX EXPERT
Reza Akmal F Oakley B2ST Extremetoys 20.0
Okke Oktavius Oakley B2ST 18.0
Didi Triya S B2ST EAT 18.0

Final - BMX EXPERT
Jujun Junaedi EAT 24.0
Okke Oktavius Oakley B2ST 21.5
Moonthink B Win 20.0






 

 

 

Wim Cycle BMX Junior Competition
Pantai Karnaval, Ancol Seri 4

Polygon patut berbangga hati karena lagi – lagi salah satu rider flatland kembali membawa nama Polygon keurutan teratas. Sandu rider Flatland kembali mendapatkan peringkat pertama untuk Wim Cycle BMX Junior Competition, yang diadakan di Pantai Karnaval Ancol tepatnya Pada hari Sabtu, 29 November 2008 kemaren. Sandu yang sangat bangga mengunakan sepeda worm putihnya beraksi di depan ratusan penonton dengan trik – trik combo flatlandnya seperti Back packer transfer to body varial transfer to chabus yang akhirnya membawa Sandu ke peringkat Pertama Banyaknya peserta yang menjadi saingannya pada hari itu berasal dari luar kota, tapi tidak menyurutkan niatnya dan sandu tetap memberikan yang terbaik untuk penampilannya kali ini. Dan terbukti setelah di support oleh Polygon sandu tidak menyia – nyiakan kepercayaan yang telah diberikan oleh Polygon kepadanya. Bravo Sandu......Bravo Polygon....... 

 

Tour de Indonesia 2008
Timofeev Artemiy Juara Etape Pertama

Jakarta – Sprinter andalan Polygon Sweet Nice (PSN), Timofeev Artemiy, berhasil keluar sebagai juara etape pertama Tour de Indonesia 2008. Pembalap asal Rusia itu membukukan waktu tercepat 1 jam 53 menit 18 detik, setelah menyelesaikan etape kriterium berjarak 80 km, Minggu (23/11) di Senayan - Jakarta. Kemenangan pembalap berusia 22 tahun itu tak lepas dari keberhasilan penerapan strategi tim di kilometer terakhir. Melalui aksi sprint yang mengejutkan, Artem (sapaan Timofeev Artemiy) mampu melejit terdepan melewati puluhan pembalap di depannya dan menembus garis finish terdepan. “Terus terang hari ini sangat indah, karena kerja tim kami berjalan dengan baik. Ketiga pembalap lainnya, bisa menempatkan Artem sebagai pemenang stage,” urai Sukarman, pelatih PSN.

Keberhasilan ini tentu saja mengantar Artem meraih Yellow Jersey sebagai pemimpin lomba. Ini merupakan prestasi terbaik Artem merebut juara stage sejak direkrut PSN pada penghujung tahun 2006. Sementara pada pekan sebelumnya, ia hanya finish urutan kelima pada etape enam Tour of Hainan. Itu merupakan perolehan tertingginya di balapan grade 2.1 standar UCI. Ketiga pembalap PSN lainya yang ikut andil mengantar Artem adalah Hari Fitrianto, Herwin Jaya, dan Antonius Christopher. Ketiganya cukup efektif membuka ruang bagi Artem untuk adu sprint dengan puluhan sprinter lainnya. “Saya pikir, Artem mulai matang, setelah dua pekan berada di China,” imbuh Sukarman. Untuk mengamankan jaket kuning yang disandang Artem, pelatih PSN mengsintruksikan seluruh komponen tim agar bekerja sama. Masalahnya pada etape kedua hari ini lebih menantang karena menempuh jarak lebih jauh. Etape kedua Bandung-Cirebon, menempuh jarak sejauh 143 km. Tantangan lain adalah tanjakan yang berada di paruh awal etape. “Memang ada tanjakan, tapi tidak terlalu tinggi dan bukan berarti kami anggap remeh. Pasti kami meminta pembalap lain ikut membantu perjuangan Artem mengamankan jaket kuning,” tandas pelatih yang masih berstatus anggota Marinir itu.

Sayang PSN harus kehilangan salah satu pembalapnya, Antonius Christopher. Ia tak bisa meneruskan lomba kendati berhasil finish. Pembalap yang masih tercatat sebagai mahasiswa UK Petra Surabaya itu harus meninggalkan balapan karena mengikuti ujian. Perjalanan Tour de Indonesia 2008 masih bergulir. PSN tetap berharap mampu tampil maksimal di balapan terpanjang UCI di Indonesia, membentang dari Jakarta hingga Denpasar-Bali sejauh kurang lebih 1.700 km, mulai 23 November hingga 5 Desember 2008 itu.

Sebagai satu-satunya klub Continental dari Indonesia, Polygon Sweet Nice tak terlalu khawatir meski hanya mendaftarkan empat pembalap saja. Pembalap yang diturunkan adalah Hari Fitrianto, Herwin Jaya, Timofeev Artemiy, dan Christopher Antonius. Komposisi ini nyaris sama dengan yang diturunkan dalam Tour of Hainan 11-19 November silam. Direktur PSN Harijanto Tjondrokusumo menegaskan tahun ini tim yang diasuhnya tak terlalu berambisi dengan target. “Komposisi kami kurang lengkap, jadi tak ada target khusus dalam balapan ini. Tapi dalam setiap tour yang kami ikuti, selalu kami tanamkan semangat juang tinggi,” paparnya.

Dua pembalap andalan mereka sayangnya belum bisa diturunkan. Yevgeniy Yakovlev terkendala karena orang tuanya kurang sehat bahkan dikabarkan dalam kondisi gawat. Sementara Vyacheslav Dyadichkin tengah berganti warga negara dari Kazakhstan ke Russia. Selain itu kondisinya juga belum fit. Di pihak lain, Roman Ziyentayev sebagai pembalap baru PSN urung tampil lantaran cedera lutut. “Tapi ini bukan excuse untuk mencari-cari alasan. Toh apa yang kami raih di Hainan sudah cukup bagus, dengan komposisi seadanya, dengan lawan yang jauh lebih tangguh,” tandasnya. Dengan menempati peringkat ke-17 dari 20 peserta diakui sudah lumayan. Meski capaian Tour Hainan tahun lalu lebih baik, bila melihat komposisi yang diturunkan serba dadakan, Harijanto mengaku puas.

 

 

LUBUK LINGGAU MAGIC DOWNHILL 2008
Duet Nurwasito-Collosus FR 2.0 Kian Tak Terbendung

Lubuk Linggau – Duet Nurwasito-Collosus FR 2.0 sekali lagi berhasil mengukir prestasi. Kali ini, ia mampu merajai Lubuk Linggau Magic Downhill 2008 yang berlangsung 8-9 November 2008 di Bukit Sulap, Lubuk Linggau-Sumatera Selatan. Tampil di kelas Men Elite, Nurwasito mampu membukukan waktu tercepat 4 menit 10.987 detik. Catatan waktu tersebut merupakan perolehan terbaik dari seluruh peserta lomba ini, baik downhiller lokal maupun luar negeri. Selain Nurwasito, prestasi yang membanggakan juga berhasil diukir Ramon di kelas Master B. Menggunakan Collosus DH 2.0, lelaki bertubuh tinggi tegap ini sukses menaklukkan trek downhill sepanjang lebih kurang 1.8 km dengan catatan waktu 5 menit 32.845 detik. Atas perolehan waktu itu, Ramon berhak meraih podium pertama.

MENS ELITE
Nurwarsito Polygon - Jogya 04:10:987
Priyo Susanto Kencana-Malang 04:13:265
Chandra Punawarman Oakley-Bandung 04:15:949
Sugianto Setiawan Kencana-Malang 04:20:018
Purnomo Kencana-Malang 04:20:047
Afrizal Brasco SIBC Racenet-Bandung 04:25:594
Ditra Elgato-Jogya 04:29:163
YD Saputra Polygon-Jogya 04:42:688

WOMEN OPEN
Risa Suseanty AG Suspensions -Indonesia 05:04:753
Pradupyard Ausanee Thailand 05:35:199
Audi Fareza MTB Magz -Indonesia 05:38:733
 Fitriyanty Kencana-Malang 05:39:103
Thaksaporn Khaosuwan Kona-Thailand 05:50:363

MASTER C
Chandra Ariavijaya Oakley -Indonesia 05:15:922
Rifan Ika Busana-Jogya 06:11:939
Pyandono Volcano MTB- Banten 06:14:273
Mardan Racenet-Lubuklinggau 06:14:658
Mr. Presert Rattanaphoom Thailand 06:49:424

MASTER B
Ramon Polygon-Bogor 05:32:845
Yadi MTB Freeride-Jakarta 05:36:153
Ikram Shamsuddin KSH Cycle Malaysia 05:36:629
Jack Formula-Jakarta 05:48:511
Dodi Sohe Racenet -Lubuklinggau 06:07:893
Rudy Volcano MTB-Banten 06:08:343
Ogel JDC Racenet-Jakarta 06:26:374
Benny Hendra Crash Monkey-Jakarta 07:30:351
Tajul Crash Monkey-Jakarta 08:00:706
Abraham Racenet -Jakarta 09:09:984

MASTER A
Alzure Mahshar AG Suspensions-Malaysia 04:42:899
Martha H4-Jakarta 04:58:094
Wendy Sohe Racenet -Lubuklinggau 05:03:740
Benny Setiawan Kencana -Malang 05:06:446
Gandung Nuroso Ika Busana-Jogja 05:18:214
Jemmie Tauw Freeride Zone-Bogor 05:27:568
Rifa Bonetty Zero Two Two-Bandung 07:10:246

WOMEN OPEN
Tanaphon Jarupeng Chainat -Thailand 04:21:760
Fadzlee KSH Oakley -Malaysia 04:47:689
Erda B-Young Freeride Zone-Bogor 04:52:235
A. Setyanugraha Ika Busana-Jogya 05:09:022
Chairul Azmi Osab DH-Malaysia 05:25:582
Septian 204 Flatland-Bandung 05:31:340
Atenk B-Boy Freeride Zone-Bogor 05:34:785

 

 

Oakley MTB Downhill Championship 2008
Nurwarsito Kuasai ‘Hot Seat’ SEBEX

Sentul – Nurwarsito benar-benar luar biasa! Downhiller asal tim Polygon Charmdevo Ika Busana ini mampu mengukir waktu tercepat, 2 menit 27.664 detik dari antara 163 peserta Oakley MTB Downhill Championship 2008, 25-26 Oktober 2008, yang berlangsung di SEBEX Park, Gunung Pancar-Sentul, Jawa Barat.

Sebagai penghormatan atas keberhasilannya menaklukkan lintasan downhill sepanjang 1.68 km tersebut, pengguna Polygon Collossus FR 2.0 ini berhak menduduki panggung ‘Hot Seat’ SEBEX Park. Selain meraih hadiah sebagai juara pertama kelas Mens Elite, Nawir – sapaan lajang asal Yogyakarta ini, sekaligus meraih bonus uang tunai total sebesar 2 juta rupiah dari Polygon dan Racenet.

“Saya tampil tanpa beban dan berusaha menunjukkan prestasi sebaik mungkin. Saat seeding run, saya hanya menempati posisi ke-5. Hasil seeding itu membuat saya terpacu untuk memperbaiki catatan waktu menjadi lebih baik,” papar Nawir. Kondisi track selama seeding run memang tergolong cukup licin, akibat guyuran hujan sehari sebelumnya. Di tambah pula mendung dan gerimis kecil sepanjang siang hingga sore. Terlebih lagi rapatnya naungan pohon pinus di sepanjang lintasan, membuat jalur yang harus dilalui peserta kelas Mens Elite pada sore itu menjadi sedikit gelap. Keadaan itu benar-benar berubah ketika final run berlangsung keesokan harinya. Panas matahari terasa benar-benar menyengat kulit. Ketika kelas mens elite mulai diperlombakan, kondisi track sangat ideal untuk digunakan memacu sepeda sekencang mungkin. “Collossus FR 2.0 yang saya gunakan sangat sesuai dengan karakter lintasan di sini. Dengan kondisi cuaca yang berbeda dibanding saat seeding run, saya optimis untuk bisa menang di final,” ungkap Nawir dengan raut muka berseri-seri.

 
MENS ELITE
Nurwarsito Polygon Charmdevo Ika Busana 02.27.664
Chandra Purnawarwan Oakley Charmdevo 02.28.404
Popo Ario Sejati Kencana 02.29.492

MENS OPEN
A Setyo Nugraha Ika Busana Jogja 02.28.719
Wildan Afos XTR Malang 02.37.244
Nizar Sugianto XTR Malang 02.37.839

MASTER A
Zure AG Suspension Racing 02.43.022
Marta H4 02.46.369
Wendy Sohe Racenet Lubuk Linggau 02.47.143

MASTER B
Jack JDC Formula 02.47.563
Ikram Shamsuddin KSH Charmdevo Malaysia 02.51.346
Abraham Racenet Formula Bagus Bike 02.52.960

MASTER C
Chandra Ariavijaya Oakley Charmdevo Ika B 02.59.641
Didi Arifin Freeride Junkie 03.05.063
Rifan Ika Busana Jogja 03.05.063

WOMEN OPEN
Risa Suseanty AG Suspension Racing Oakley 02.55.227
Audi Fareza Adamtech Nets Bike Charmdevo 03.04.169

 

Junior BMX Competition 2008
Trik Sandu Pukau Juri

Depok - Flatlanders yang disupport oleh Polygon lagi–lagi memperlihatkan kemampuannya dengan meraih peringkat pertama dalam event Junior BMX Competition yang dilaksanakan pada Sabtu, 08 November 2008 di Universitas Indonesia, Depok. Dalam kesempatan itu, tim BMX Polygon menurunkan rider andalannya, Sandu, pada kategori flatland. Dengan memakai Polygon Worm 2008 berwarna putih, Sandu memperlihatkan trik–trik combo flatland yang mempesona, seperti high checker transfer to body, varial transfer to cabus dan bermacam trik lainnya. Alhasil para juri dan penonton begitu terpukau akan permainannya. Angka terbaik yang didapat Sandu cukup untuk mengantarkannya menuju podium pertama pada hari itu dengan membawa bendera Polygon. Bravo untuk rider Polygon!

 

Kejurnas BMX Indonesia Open Series 2008 (Seri II)
Sandu Tempati Peringkat Dua

Karawang – Sabtu, 1 November 2008 telah berlangsung kejuaraan BMX bertajuk BMX Open Series 2008 yang diikuti rider Indonesia dan luar negeri. Lomba yang diadakan di Karawang Jawa Barat ini, menampilkan aksi para rider dengan trik-trik yang cukup memukau. Polygon BMX Team ikut berlaga dalam lomba ini, dengan wakil-nya Sandu, Ais, David serta Cipaw. Mereka turun di dua kelas yang diperlombakan, Flatland Junior dan Senior. Di akhir lomba Sandu berhasil menempati juara kedua untuk kelas Flatland Junior, sementara Ais duduk di urutan 4 besar.

Di akhir lomba Sandu berhasil menempati juara kedua untuk kelas Flatland Junior, sementara Ais duduk di urutan 4 besar kelas Flatland Senior. Sandu yang memakai sepeda BMX Worm Putih keluaran tahun 2008 berhasil memimpin dengan angka tertinggi di run pertama. Ia tampil dengan trik–trik combo flatland, seperti high checker transfer to body, varial transfer back to high checker. Selain diikuti rider dari berbagai daerah, kompetisi ini juga diikuti rider dari negara tetangga, seperti Malaysia, Philipina, Singapura dan Thailand.

 

Flatland senior :
1st Matsumas (Malaysia)
2nd Botay (Indonesia)
3rd Gacul (Indonesia)
4th Ais ( Polygon Indonesia )
5th Yato (Malaysia )

Flatland Junior :
1st Wiwit (Fourlander Bekasi)
2nd Sandu (Polygon Indonesia)
3rd Jumonk (Fourlander Bekasi)
4th Ian (Karawang)
5th Kitut (Bekasi)

 

Perlis Open
Pembalap PSN Tembus Papan Atas

Malaysia – Usai sudah kegiatan kejuaraan balap sepeda Perlis Open, Malaysia, yang dilaksanakan mulai tanggal 30 Oktober hingga 2 November untuk putri, dan 31 Oktober - 2 November untuk putra. Ambisi Polygon Sweet Nice menempatkan satu pembalap di papan atas kembali terwujud.

Pada hari terakhir, pembalap putri Polygon Sweet Nice, Dahlina Rosyida berada di peringkat keempat. Sementara pembalap junior Jimmy Pranata berada di posisi ke-10 dan Hari Fitrianto yang turun di kelompok putra senior gagal finish karena hujan deras.

Direktur PSN Harijanto Tjondrokusumo mengungkapkan hasil ini dianggap sudah bagus. Masalahnya dia menempatkan tiga pembalapnya, ini untuk persiapan belaka. "Kami menjadikan Perlis Open ini hanya latihan. Gagal atau menang itu bukan ukuran karena kami kesini (Perlis) tidak ada beban target, karena balapan ini bukan agenda UCI," terangnya kemarin petang.

Terutama pada kelompok putra, dia sengaja mengirim satu pembalap saja, Hari Fitrianto. Dipilihnya pembalap asal Probolinggo itu untuk mengikuti nomor Individual Time Trial (ITT) yang dilombakan pada hari pertama.

"Khusus untuk Hari memang kami instruksikan bermain save saja, karena hendak kami ikutkan pada Tour of Hainan. Jadi kalau kemarin kalah, itu bukan acuan sebelum mengikuti Tour Hainan," tegasnya. Saat lomba kelompok putra terjadi hujan deras dan kondisi jalan cukup licin. Hal ini yang membuat PSN menginstruksikan agar tidak terlalu ngotot berada di garis depan.

Demikian juga dengan Dahlina, yang menempati posisi keempat dianggap sudah cukup bagus. Terlebih Nana, sapaan Dahlina, memiliki jam terbang yang sedikit. Hal ini disebabkan minimnya kejuaraan kelompok putri, baik di Indonesia maupun di kawasan Asia sendiri. Pembalap asal Lamongan - Jawa Timur itu malah dikirim ke Belanda untuk bergabung dengan tim Moving Ladies.

Sementara Jimmy Pranata dianggap sudah menunjukkan prestasi yang menggembirakan. Masalahnya dia belum memiliki bekal ajang internasional. Bahkan ajang nasional sendiri dia memiliki bekal yang cukup minim, karena ajang junior juga cukup terbatas. Pembalap asal Mojokerto itu dicomot dari hasil kejurda series yang diagendakan ISSI Jatim belum lama ini. Bagi Harijanto, hasil yang dibukukan Jimmy sudah lumayan. Ini adalah bekal pertamanya mengikuti ajang internasional. "Dari keikutsertaan ini, saya berharap ilmu dan kemampuan Jimmy semakin bertambah," tegasnya.

 

Perlis Open
Kacong Sempat Runner Up

Sehari sebelumnya (1/11), Hari Fitrianto malah berhasil menembus peringkat kedua nomor 34 km Individual Time Trial (ITT) Perlis Open. Kacong sapaan hari Fitiranto mencatat waktu 47 menit 43 detik, hanya terpaut 1 menit 33 detik dari juara etape asal Malaysia, M Fauzan Ahmad Luthfi. Tempat ketiga juga diduduki pembalap Malaysia, Amir Mustafa Rusli dengan selisih 9 detik dengan Hari Fitrianto.

Sementara di kelompok putri, Dahlina Rosyida menempati peringkat kelima untuk nomor kriterium 83 km. Hasil menggembirakan lainnya diperoleh Jimmy Pranata yang sukses menempati posisi kelima kelompok junior. Jimmy mengumpulkan catatan waktu 50'42" terpaut 36 detik dari juara etape M Azwan Nik Zulkafe. Pembalap tuan rumah hampir menguasai seluruh kegiatan lomba nomor junior ini. Urutan kedua hingga keempat semuanya ditempati pembalap tuan rumah.

Terlepas dari hasil ini, Direktur PSN Harijanto Tjondrokusumo mengungkapkan pihaknya cukup senang dengan hasil yang diukir kelompok putra. "Kami bersyukur bisa mengantar satu pembalap yang menembus jajaran pembalap atas. Kami tahu balapan ini hanya pemanasan, tapi tingkat persaingannya tidak enteng," tuturnya.

 

Perlis Open
PSN Andalkan Hari Fitrianto dan Jimmy Pranata

Perlis - Klub balap sepeda Polygon Sweet Nice Surabaya berambisi memetik hasil manis pada ajang Perlis Open. Di hari pertama, Jumat (31/10) kelompok senior dan junior putra akan melombakan nomor Individual Time Trial (ITT) di kota Perlis, Malaysia berjarak 34 km.

Ambisi PSN di hari pertama bisa menempatkan salah satu pembalap dari dua pembalap yang dibawa. Kedua pembalap yang disertakan dalam Perlis Open ini adalah Hari Fitrianto dan pembalap muda Jimy Pranata asal Mojokerto.

Direktur PSN Harijanto Tjondrokusumo menegaskan pada hari pertama ini bisa mendapat hasil manis. "Entah Jimmy atau Hari. Saya optimis mereka bisa menduduki papan atas General Classification (GC). Peringkat tiga atau dua, bagi kami sudah cukup. Tapi itu tak menutup kemungkinan jika juara umum dapat kami raih," urainya.

Menempuh jarak 34 km nomor ITT merupakan kelas yang menjadi favorite Hari. Selama ini dia kerap dipersiapkan mengikuti nomor ini, baik di kejuaraan nasional, kejuaraan open hingga PON XVII lalu. Sementara untuk kelas junior, Jimmy merupakan pembalap remaja yang baru menapaki jenjang junior. "Memang dia belum banyak pengalaman. Tapi harapan saya dia bisa menambah pengalaman perdana di ajang internasional," terangnya.

Sementara di kelompok putri telah dilombakan nomor road race dengan jarak 69 km. Untuk kelompok putri, PSN menurunkan pembalap andalannya, Dahlina Rosyida. Pada hari pertama kemarin, Nana sapaan Dahlina Rosyida, finish di urutan ke-12 dalam rombongan besar. Dia terpaut 4 menit 02 detik dari Azian Allias, pemenang lomba, dengan catatan waktu 1 jam 46 menit 23 detik. Catatan ini sama dengan dua pembalap lainnya yang finish di urutan kedua Urrica Leow, serta Uo Thing Phuong Phi dari Vietnam di posisi ketiga.

 

KL Downtown 2008
Nurwasito Juara Ketiga

Kualalumpur - Downhiller dari tim Polygon Charmdevo, Nurwasito, keluar sebagai juara ketiga kelas Men DH Elite KL Downtown 2008 yang berlangsung di National Sports Complex Bukit Jalil, Kualalumpur, Malaysia, pada 17-19 Oktober 2008.

Tak seperti downhill pada umumnya, lomba kali ini diadakan di tengah kota dengan rintangan buatan dan pathway khas perkotaan. Start mengambil tempat di Bukit Komanwel, kemudian menuruni CG Globe, Zigzaggers, World Globe, Fast down, Pedestrian Bridge, Flat Out dan finish di Star LRT terminal.

Pertarungan selama lomba berjalan sangat ketat. Saat babak kualifikasi (seeding run) Nurwasito hanya sanggup berada di posisi keempat dengan catatan waktu 01 menit 39 detik. Hari kedua, Nurwasito berhasil memperbaiki catatan waktunya dengan 01 menit 38.49 detik. Atas waktu yang dibuatnya itu, tak pelak ia berhak duduk di Hot Seat sebagai peraih waktu tercepat sementara. Tinggal 3 rider yang harus turun pada giliran berikutnya, Mohd Herman (Malaysia), Seow Hock Cheng (Malaysia), dan terkahir Tan Hong Chun (Singapura).

Mohd Herman meluncur, namun catatan waktu yang dibuatnya tak mampu menggeser Nurwasito dari singgasana Hot Seat. Saat tiba giliran berikutnya, Seow Hock Cheng ternyata mampu mempertajam satu detik lebih cepat dari Nurwasito. Demikian pula ketika Tan Hong Chun berhasil mengukir waktu 01 menit 37.99 detik dan akhirnya meraih posisi kedua. Dengan hasil akhir tersebut, Nurwasito pun resmi dinobatkan sebagai juara ketiga KL Downtown 2008.

 

 

 Men DH Elite
 1  Seow Hock Cheng [CCI Malaysia]  01:37.78
 2  Tan Hong Chun [AG Suspension Racing]  01:37.99
 3  Nurwasito [POLYGON Charmdevo]  1:38.49
 4  Mohd Herman [Delmatic Racing]  01:38.49
 5  Mohd Fadzlee  01:42.21

 

  

 Men DH Open
 1  Khong Chan Wai 01:44.57
 2  Rus Azril [CCI Negeri Sembilan]  01:44.75
 3  Shahrin Amir [Folker Malaysia]  01:46.21
 4  Zamer iskandar [Alor Setar Street Bike]  01:46.82
 5  Kanesh Chai  01:48.03

 

 

Surya Slim BMX Freestyle Challenge  

 

Bandung - Minggu, 18 Oktober 2008, puluhan tenda dan umbul-umbul tampak mewarnai lapangan Gazibu Bandung. Siang itu, memang akan digelar kompetisi Surya Slim BMX Freestyle Challenge. Tepat pukul 2 siang, para rider dari berbagai daerah ini memulai pertarungan. Di antara rider itu, ikut pula dua rider BMX yang di-support Polygon. Ryan Andhika turun di kelas Senior serta Andy di kelas Junior. Di babak final, Ryan menempati posisi 7 dari 18 peserta yang ikut dalam kompetisi ini.

 

Duo Downhiller Muda XTR Raih Bonus


 

Sentul - Wildan Afos dan Nizar Sugianto patut bangga mengandalkan Polygon Collossus DH 2.0 dan Polygon Collossus FR 2.0 dalam ajang Oakley MTB Downhill Championship 2008, 25-26 Oktober 2008. Meski menempati posisi kedua dan ketiga pada kelas Men Open dalam lomba yang digelar di SEBEX Park, keduanya tetap berhak meraih bonus prestasi dari Polygon.
Duo downhiller asal tim XTR (Extreme Rider) Malang ini, masing-masing mencatat waktu tercepat 2 menit 37.244 detik untuk Wildan Afos dan 2 menit 37.839 detik untuk Nizar Sugianto. Catatan waktu ini beselisih hanya sekitar 0.09 detik dari A Setyo Nugraha yang menempati urutan pertama. Jika dibandingkan dengan perolehan waktu tercepat dari seluruh peserta untuk perebutan ‘Hot Seat’, nama Wildan dan Nizar bakal bertengger di urutan 10 dan 11 besar. Tepat di deret tengah daftar atlet-atlet downhiller nasional yang turun di kelas berbeda, Men Elite.

Penampilan mereka dalam lomba ini memang boleh diacungi jempol. Saat seeding run dibuka, keduanya melesat bak sebuah anak panah. Melaju kenal tak kenal kompromi, menaklukkan setiap rintangan, turunan, maupun lintasan yang dijejali bebatuan gunung berukuran sangat besar. Melihat prestasinya, dua bibit muda XTR Malang ini pantas untuk diharapkan sebagai regenerasi downhiller Indonesia di masa datang. Saat ini, mereka telah menorehkan sejarah bersama Polygon Collosus FR 2.0 sebagai sepeda andalan masing-masing. Untuk itu, Polygon selaku sponsor dalam lomba ini sengaja memberi bonus prestasi bagi keduanya. Ini lebih sebagai wujud perhargaan pada setiap peserta yang membuat prestasi terbaik bersama sepeda milik bangsa Indonesia, Polygon. Kapan giliran Anda?
 

ASEAN BMX Cross & MTB 4X Master Open 
Chandra Ariavijaya Berjaya


Malang – Downhiller kawakan, Chandra Ariavijaya, kembali mengoleksi gelar juara. Kali ini giliran panggung kelas 4X eksekutif pada lomba ASEAN BMX Cross & MTB Four Cross Master Open, yang sukses dikuasainya. Lomba yang dilangsungkan pada 23-24 Agustus 2008 berlokasi di depan Velodrome Sawojajar tersebut, sekaligus menjadi ajang seleksi kejuaraan balap sepeda Asia. Lintasan pada lomba ini telah dirancang sesuai regulasi modern menurut standar UCI (Union Cycliste Internationale). Di sepanjang arena telah disusun beberapa rintangan berupa gundukan tanah yang bervariasi. Selama lomba, Chandra yang menggunakan Polygon Tyrano DX 4.0 nyaris tak tertandingi. Bahkan hingga digelarnya sesi final run, nama Chandra Ariavijaya dari tim Polygon/Ika Busana/Charmdevo tetap tak tergoyahkan di puncak klasemen. Sementara tempat kedua hingga keempat, masing-masing diisi Agus, Shidarta, dan Haning, seluruhnya dari team XTR Malang.

 
FOUR CROSS EXECUTIVE      
No Start Name Team/Country UCI Code Positions/Results
417 Chandra Ariavijaya POLYGON/Ika Busana/Charmdevo INA 19620117 1
423 Agus XTR Malang INA 19660462 2
377 Shidarta XTR Malang INA 19680221 3
399 Haning XTR Malang INA 19630502 4
         
MASTER        
No Start Name Team/Country UCI Code Positions/Results
444 Ardy Polii Racenet Formula Bike INA 19721113 1
270 Zainul Siswanto ISSI Malang INA 19710613 2
317 Nuroso Ika Busana Yogyakarta INA 19740323 3
500 Franciscus Abraham Racenet Formula Bike INA19690110 4



 

Men’s Fitness Duathlon 2008
Diikuti 500 Peserta


Jakarta - Perpaduan antara lomba lari dan sepeda mungkin masih asing di telinga kita. Beruntung lomba yang biasa disebut duathlon ini berhasil diwujudkan oleh Majalah Men’s Fitness pada Minggu, 24 Agustus 2008 di Jakarta. Animo peserta pun luar biasa. Tercatat sebanyak 500 peserta ikut berlaga dalam lomba yang baru pertama kali terselenggara di Indonesia ini.

Agar memudahkan penilaian, panitia membagi peserta dalam tiga kategori, yaitu perseorangan pria dan wanita, serta kelompok beregu. Khusus kategori beregu/ team sengaja dibagi lagi dalam dua segmen lomba secara estafet, yakni seorang berlari dan satu orang berikutnya bersepeda. Peserta cukup beragam, baik lokal maupun ekspatriat dengan rentang usia 25-40 tahun. Uniknya, komposisi peserta wanita ternyata lebih banyak dari pria, dengan perbandingan 60 persen untuk wanita dan 40 persen pria.

Setelah dilepas Richard Sambera, pemimpin redaksi Men’s Fitness dan mantan perenang nasional, peserta wajib menempuh jarak total lomba sejauh lebih kurang 12 kilometer. Rute lari melintasi Bundaran Hotel Indonesia-Thamrin-Monas-Bundaran Hotel Indonesia sejauh 3.5 km. Sedangkan rute sepeda menyusuri Bundaran HI- Thamrin-Sudirman-Semanggi-Sudirman-Thamrin-Bundaran HoteI Indonesia sejauh 8.5 km. Kontur rute didominasi aspal datar mencapai 80 persen, sisanya terdiri atas tanjakan dan turunan di kawasan sekitar Semanggi dan Setiabudi.

Acara ini dimeriahkan MC kondang Steny Agustaf dan Melany Ricardo, juga dihibur oleh grup musik Wong Pitoe dan ditutup oleh penampilan Dewi-Dewi. Tampak pula aktor Darius Sinathrya di tengah-tengah penonton.

Acara ini mendapat sambutan cukup meriah dari kalangan atlit Federasi Triathlon Indonesia, Komunitas B2W dan sisanya adalah pecinta olahraga fitness yang sejak pagi sudah memadati area entrance Grand Indonesia. “Sangat jarang diadakan lomba lari dan bersepeda di Indonesia. Semoga lomba semacam ini bisa diadakan rutin tiap tahun,” harap salah satu peserta lomba duathlon ini.

 

JAWA TIMUR TRIATHLON 2008
Jayamahe Manusia Katak


Probolinggo – Anan HI Mursal dari Korps Pasukan Katak (Kopaska) Armatim Angkatan Laut RI berjaya pada lomba Jawa Timur Triathlon 2008 di Probolinggo, 24 Agustus 2008. Pria berwajah legam ini menorehkan catatan waktu 1 jam 59 menit 50 detik. Keberhasilan Anan dalam lomba ini semakin menambah panjang daftar kemenangan tim Angkatan Laut RI pada setiap ajang tri-lomba yang pernah diadakan di Indonesia sejak tahun 1992.



Tak seorang pun menyangka Anan bakal berhasil menjadi juara. Ia datang ke Pantai Wisata Bentar yang asri pada Minggu, 24 Agustus 2008, seperti peserta lainnya. Pantai Bentar yang menjadi lokasi start lomba Jawa Timur Triathlon 2008 tampak ramai dengan umbul-umbul dan spanduk. Ratusan orang juga tampak memadati bibir pantai Probolinggo yang berhadapan dengan Laut Jawa ini. Pagi itu memang akan berlangsung perhelatan Jawa Timur Triathlon 2008 yang melombakan tiga cabang disiplin olahraga: renang sejauh 1km, bersepeda 30km, dan lari berjarak 10 km.

Lomba triathlon ini diadakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga Propinsi (Dispora) Jawa Timur dan Kantor Pemuda dan Olahraga Probolinggo dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke XXV. Start lomba direncanakan tepat pada pukul 6 pagi dan dilepas Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo. Sayangnya beliau terlambat datang karena sesuatu kendala. Beruntung pihak panitia lekas tanggap dan segera mengangkat bendera start yang dilakukan ketua panitia lomba.

Seluruh peserta sontak berlari mencebur ke laut, begitu bendera start diangkat. Air laut yang masih dingin tak membuat gentar 40 peserta untuk beradu renang dengan semangat. Usai menempuh jarak 1 km, mereka kembali naik ke daratan dan langsung mengambil sepedanya masing-masing. Kali ini mereka berganti dengan lomba balap sepeda sejauh 30 km. Rute lomba yang bervariasi cukup menguras tenaga peserta saat berlaga di atas sepeda. Ditambah pula dengan kewajiban menyelesaikan nomor lari sejauh 10 km pada bagian akhir lomba.

Selain kategori perseorangan, Jawa Timur Triathlon 2008 juga melombakan kategori beregu beranggotakan maksimal 3 peserta dan dilaksanakan dengan sistem estafet. Pada kategori perorangan, juara direbut Anan HI Mursal dari Kopaska Armatim dengan catatan waktu 1 jam 59 menit 50 detik. Sementara juara kategori beregu dipegang Mulyono, Angga, dan Choirul dari Dispora Jatim, dengan catatan waktu 1 jam 37 menit 43 detik.

Tercatat beberapa tim nasional dan lokal ikut beradu dalam lomba ini. Seperti team Sweet Nice, Araya, Lumajang Triathlon Club, Korps Pasukan Katak Armada Timur Angkatan Laut Indonesia, serta dari Dispora sendiri.

Di samping memperebutkan hadiah total sebesar Rp 25 juta, para peserta juga berkesempatan meraih hadiah dari Polygon selaku pendukung utama lomba ini. Untuk kategori perorangan dari urutan pertama hingga ke lima, berhak mendapat hadiah 1 unit sepeda Polygon. Di antara penonton, ikut hadir pula Kepala Pengadilan Negeri Probolinggo dan Ketua ISSI Probolinggo mendampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo. Mereka sempat singgah di tenda Rodamas, selaku dealer resmi Polygon di wilayah Probolinggo dan sekitarnya, dan sangat tertarik pada sepeda Polygon Roadster dan Axion. Dua sepeda atraktif ini pun segera dipinang Sekda Kab. Probolinggo. “Kegiatan perlombaan olahraga memang harus digiatkan kembali di Probolinggo.


Olahraga sepeda juga bisa menjadi pilihan terbaik,” komentar Sekda.

 

Merdeka Downhill Championship 2008
Collosus FR 2.0 Antarkan Dua Juara


Kudus – Dua pengguna Collosus FR 2.0 berhasil menyabet juara pertama dari kelas Yunior dan Master C, dalam ajang Merdeka Downhill Championship yang diadakan klub MOR29! di Kudus pada 15-17 Agustus 2008. Wildan Alfos menguasai kelas Yunior, sedangkan di kelas Master C muncul nama Suwarno Nolik yang merajai podium juara pertama.

Bagi pecinta downhill keberadaan MOR29! tentu bukan sesuatu yang asing. Anggota klub asal Kudus ini rata-rata menyukai aksi-aksi sepeda berkategori ekstrem. Beberapa lomba bergengsi jenis dual slalom, four-cross, dan downhill, maupun Indonesian MTB Gathering I pernah diadakan klub yang berdiri tahun 2002 ini.

Tahun ini, dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-63, MOR 29! kembali menggelar lomba downhill yang berlokasi di Taman Seni Nasional, Kajar, Kabupaten Kudus. Event ni sekaligus bertujuan mengakomodir aspirasi para hobbies dan atlet downhill nasional dan internasional. Kejuaraan downhill ini dibagi dalam beberapa kelas, Yunior, Women Open, Master A-B-C, Man Open, dan terakhir kelas Elite. Jumlah peserta tercatat sebanyak 132 downhiller dari berbagai klub di seluruh Indonesia. Di antaranya XTR Malang, MOR29! Kudus, Ika Busana, Dirty Ride, Kencana Bike, Freeride, dan AdiMitra.



Pelaksanaan lomba digelar selama tiga hari. Pada hari pertama, Jumat, 15 Agustus 2008, diberikan kesempatan pada seluruh peserta untuk latihan bebas dan menjajal track. Sementara hari Sabtu, 16 Agustus 2008 diadakan latihan resmi dan scrutinering. Hari Minggu, sebagai puncak acara, diadakan sesi final run.

Pertarungan di final run berlangsung sangat ketat. Untuk juara kelas junior, Wildan Alfos dari XTR Malang yang memakai sepeda Collosus FR 2.0 keluar sebagai pemenang. Sementara kelas Master C dijuarai Suwarno Nolik dari MOR29! juga mengandalkan sepeda Collosus FR 2.0 dalam lomba ini. Atas keberhasilan keduanya mengukir prestasi terbaik dan telah mengerahkan segenap keahliannya di atas sepeda Polygon Collosus FR2.0, pihak Polygon yang juga turut mendukung lomba downhill ini, memberi bonus penghargaan prestasi berupa uang tunai untuk Wildan Alfos dan Suwarno Nolik.

Juara pada kelas Women Open, direbut Fitriyanti Riyanti dari Kencana Bike. Pada kelas Master B posisi pertama direbut Ikram Samsudin dari Ika Busana, Kelas Master A dijuarai Nuroso dari Ika Busana juga. Kelas Men Open dikuasai Cakung dari MOR 29! Dan, pada kelas Elite terdapat Purnomo dari Kencana Bike yang berhak menyandang predikat juara.
 

Hasil Lomba

 

  YUNIOR

No BIB Nama Peserta Team Final Result
1 002 Wildan Alfos XTR Malang 02:14:880
2 182 Yuda Kusuma Elgato SBA Adimitra Yogya 02:17:267
3 127 Dwi Pandu XTR Malang 02:19:642
4 059 Mulyadi (Ateng B Boy) Freeride Zone H4 Bbike Bogor 02:21:395
5 126 Ulil Absor MOR 29!-Rahmatika 02:22:010
 

  MASTER C

No BIB Nama Peserta Team / Club Final Result
1 076 Suwarno Nolik MOR 29! Kudus 02:27:319
2 171 Chandra Ariavijaya 26/20 Ika Busana Charmdevo 02:29:551
3 022 GB Bathara Elgato BAM SBA Dirtworks Adimitra Yogya 02:32:410
4 109 Pyandono Volcano MTB 02:38:652
5 200 Rudhanton Danton XTR Malang 02:39:450
 

  MASTER B

No BIB Nama Peserta Team Final Result
1 167 Ikram Samsudin KSH Charmdevo Ika Busana 02:25:101
2 096 Setyadi Gunawan MTB Freeride Indonesia 02:28:167
3 121 Muttaqin Zero Two Two Bandung 02:28:291
4 077 Andre Palmer Freeride Junkie 02:29:179
5 108 Ardy Polli Racenet Formula Bike 02:30:913
 

  MASTER A

No BIB Nama Peserta Team Final Result
1 158 Nuroso Ika Busana Yogya 02:21:101
2 025 Chappy Daniel JDC Racenet Jakarta 02:24:034
3 088 Benny Setyawan Kencana Bike 02:24:369
4 057 Sawor Kurniawan Salmount Salatiga 02:27:001
5 132 Riva Bonetty Zero Two Two Bandung 02:27:998
 

  WOMEN OPEN

No BIB Nama Peserta Team / Club Final Result
1 065 Fitriyanti Riyanti Kencana Bike 02:34:242
2 185 Audi Fareza Charmdevo 26/20 EVS Ika Busana 02:44:817
3 160 Exa Raudina Khoiroti Ika Busana Yogya 02:45:306
4 023 Tri Kurniasari XTR Malang 02:46:905
5 004 Gity Nur Fitriani Elgato SBA Adimitra Yogya 04:19:775
 

  MAN OPEN

No BIB Nama Peserta Team / Club Final Result
1 029 Cakung  Saka MOR 29!-Dirtyride Kudus 02:14:183
2 129 Blorri MOR 29!-Dirtyride Kudus 02:14:275
3 137 Julius David M9 Dirtyride 02:14:296
4 157 A Stya Nugraha Ika Busana Yogya 02:14:966
5 037 Fariq Rico MOR 29!-Dirtyride Kudus 04:16:782
14 044 Joko Prayitno Rodalink Polygon XTR Malang 02:28:558
 

  ELITE MAN

No BIB Nama Peserta Team / Club Final Result
1 019 Purnomo Kencana Bike 02:09:798
2 082 Yavento Ditra Pranata Elgato SBA Adimitra Yogya 02:10:407
3 030 Popo Aryo Sejati Kencana Bike 02:11:200
4 156 YD Saputra Ika Busana Kaltim 02:12:628
5 070 Adam Feroze Ahmad Freeride Junkie Delmatic Malaysia 02:13:927
9 117 Nur Warsito Charmdevo Ika Busono Polygon 02:19:618
11 032 Mampuri Rodalink Polygon XTR 02:25:046


 

Tiga Emas PON XVII dengan Polygon
 

Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII di Kalimantan Timur telah usai. Para atlet juga telah pulang ke daerah masing-masing. Meski demikian bagi Dadi Nurcahyadi, Chandra Rafzanjani, Kusmawati Yazid dan Ferinanto, empat atlet dari cabang olahraga balap sepeda, kepulangannya bukan dengan tangan hampa. Mereka berhasil menunjukkan prestasi terbaik dengan mempersembahkan medali emas dan perak, serta perunggu untuk daerahnya.

Total sebanyak 5 medali, mampu dikoleksi atlet binaan Polygon itu. Empat medali direbut dari nomor sepeda gunung dan satu nomor road race. Lebih hebat lagi tiga di antaranya diraih dari nomor paling bergengsi cabang balap sepeda PON XVII.
 
 

Dadi Nurcahyadi sanggup menguasai podium pertama untuk nomor sepeda gunung men elite cross-country (XC). Atas keberhasilannya, atlet yang bertanding menggunakan sepeda Polygon Cozmic RX3 itu berhak mengalungi medali emas. Sementara medali perak direbut Chandra Rafzanjani dari Jawa Barat. Medali emas berikutnya dipersembahkan Ferinanto, Jawa Timur, yang menjuarai road race men elite memakai sepeda profesional road race Polygon Helios 780.

Pada kelas putri, prestasi membanggakan sanggup diukir Kusmawati Yazid dengan merebut dua medali. Medali emas dari nomor cross-country women elite, serta medali perunggu dari downhill women elite. Selama pertandingan, ratu cross-country kebanggaan milik bangsa Indonesia ini, sengaja mempercayakan kayuhannya pada dua sepeda gunung andalannya. Polygon Cozmic CX4 untuk berlaga di nomor cross-country dan Polygon DH2 untuk turun di nomor downhill women elite. “Asal sudah menyatu dengan sepeda, saat latihan dan pertandingan seolah tak ada bedanya. Sepeda yang berkualitas turut membantu mewujudkan prestasi hingga maksimal. Dua medali PON ini, merupakan buah dari latihan berat selama ini,” tutur Kusmawati Yazid.

CRITERIUM, MEN
 
GOLD Ferinanto DI Jogjakarta
SILVER Mat Nur Jawa Barat
BRONZE Nunung Burhanudin Jawa Barat
 

DOWNHILL, WOMEN
 

GOLD Riza Suseanty Jawa Barat
SILVER Fitriyanti Riyanti Jawa Barat
BRONZE Kusmawati Yazid Jawa Timur
 

CROSS COUNTRY, WOMEN
 

GOLD Kusmawati Yazid Jawa Barat
SILVER Sri Suyamti Jawa Tengah
BRONZE Riza Suseanty Jawa Barat
 

CROSS COUNTRY, MEN
 

GOLD Dadi Nurcahyadi Jawa Barat
SILVER Chandra Rafsanzani Jawa Barat
BRONZE Bandi Sugito Jawa Barat

 

 
Klik disini untuk berita lainnya
 
 
ACTIVITIES